Archive
Páginas
Popular Posts
-
“Walaupun mungkin sampling -nya kurang representatif, artinya kalau diambil secara acak bisa jadi angkany...
-
Wanita ternyata cenderung memiliki mimpi yang lebih 'liar' daripada pria. Faktanya, dibandingkan pria, wanita juga lebih...
-
Minyak jojoba merupakan hasil ekstraksi dari sejenis semak belukar yang biasa tumbuh di gurun pasir. Minyak jojoba Mampu menyeimban...
-
Apa Itu Kanker Payudara ? Kanker Payudara adalah suatu penyakit dimana terjadi pertumbuhan berlebihan atau perkembangan tida...
-
Jenis Makanan Sehat Untuk Wanita Pola Hidup Sehat Wanita - Inilah kumpulan jenis makanan sehat untuk wanita dan pola gay...
-
Frekuensi merokok pada wanita semakin meningkat. Berdasarkan survei, wanita perokok lebih berisiko terkena penyakit jantung k...
-
Berbagai cara akan dilakukan untuk mendapatkannya mulai dari perawatan dan mengkonsumsi makanan sehat, buah serta sayur b...
-
Arthritis secara umum dikenal sebagai pengapuran tulang. Arthritis merupakan penyakit autoimun yang menyerang persendian manusia, seh...
-
nich buat cowok - cowok yang pengen tau sifat cewek , walaupun belom semuanya che seengakknya kan kalian tau sedikit" tentang...
Arsip Blog
INI saya
- Unknown
Kamis, 10 Mei 2012
Bentuk Darah Manusia Ketika Sedang Berdoa, Sedih, Jatuh Cinta dan Takut
Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa. EFT itu sendiri apa sih??? Untuk lebih jelasnya silahkan baca disini. Oke, kita lanjutkan saja. Pakar EFT tersebut mengambil sampel darah seorang pasien (Rebecca) kemudian memotretnya dengan menggunakan “darkfield microscope” yang dihubungkan dengan monitor komputer. Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.
Sebelum melakukan EFT
Kondisi darah saat merasakan cinta :
Kondisi darah saat “berdo’a”
Langganan:
Posting Komentar (Atom)




0 komentar:
Posting Komentar